Sabtu, 16 Agustus 2014

KEMERDEKAAN BUKANLAH PERAYAAN


KEMERDEKAAN BUKANLAH PERAYAAN

Oleh : Habiebullah

Ada Beberapa Tindakan Yang Lebih Jahat Daripada Membakar Buku Adalah Tidak Membacanya !!!

Indonesia adalah negara yang berpenghuni sekian juta orang dan kaya akan ras, suku, bahasa serta budaya. Tidak hanya itu Indonesia juga merupakan salah satu super power rempah-rempah yang telah diakui seluruh negara di dunia. Berbicara mengenai kemerdekaan, Indonesia merupakan salah satu negara yang telah diakui kemerdekaannya. Kemerdekaan dalam arti sempit adalah terbebas dari jajahan dan kekerasan. Dengan demikian secara otomatis dikatakan sebagai negara yang merdeka apabila negara tersebut terbebas dari kekerasan secara fisik maupun non fisik baik dari pihak dalam ( internal ) ataupun pihak luar ( eksternal ). Dari sinilah maksud dari kemerdekaan sesungguhnya atau dengan kata lain negara yang merdeka adalah negara yang makmur dan sejahtera.

Terkait dengan Dirgahayu atau Memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kemerdekaan Republik Indonesia, perlu dipahami secara tepat dan benar. Peringatan HUT RI seringkali dipahami dan di interprestasikan ( dipandang ) sebagai ajang perayaan ataupun hura-hura. Lebih jauh lagi, Dirgahayu RI yang kemudian diisi oleh beberapa momen atau kegiatan yang positif sebagaimana lomba-lomba menarik bahkan diadakan pula acara makan bersama, sehingga kadangkala pemahaman tentang kemerdekaan bergeser dan bisa jadi menimbulkan miss understanding ( kesalahpahaman ) menjadi sebuah perayaan atau pestapora yang bersifat konseptual.

Sungguhpun demikian, peringatan HUT Kemerdekaan RI lebih tepat jika dipahami sebagai ajang perenungan, penghormatan dan suri tauladan para pahlawan, tanpa meniadakan kegiatan-kegiatan positif. Pada dasarnya diadakannya beberapa acara yang kemudian terformulasikan ( tersusun ) dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan sarana perenungan bagaimana pengorbanan, api semangat dan rasa tanggung jawab para pahlawan ketika itu dan dengan harapan dapat diadaptasikan pada era kekinian sampai sepanjang masa.


Yuuk . . . Kita baca berikut ini . . . lebih seru lagi !!!
Penulis awali dengan beberapa rumusan masalah:

1. Apa sih perbedaan Hari Kemerdekaan dan Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ?

2. Siapa sih pahlawan itu ?

3. Bagaimana sih versi Islam dalam Memaknai Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ?

Marilah Kita Lihat Jawaban Dibawah ini !!!

Jika ditanyakan perbedaan antara Hari Kemerdekaan dan Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tentulah berbeda. Sejarah sepakat bahwa kemerdekaan Indonesia telah diakui pada 17 Agustus 1945. Secara umum arti dari hari Kemerdekaan adalah hari dimana negara indonesia telah terlepas bebas dari jajahan oleh pihak luar ( negar-negara lain ) dan diteruskan pengakuan dari beberapa negara terhadap negara yang telah merdeka. Tentu saja untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah, bahkan nyawa sebagai taruhannya. Atas rasa tanggung jawab dan pengorbananserta dengan tebeng percaya diri lah kemerdekaan itu dapat diraih. Dengan demikian, sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa negara yang merdeka adalah negara yang mampu membawa rakyatnya menjadi makmur dan sejahtera.

Sedangkan arti memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia adalah momen atau waktu penting dimana kita mengenang jasa pahlawan ketika merebut kemerdekaan saat itu. Sesungguhnya berbeda sekali suasana disaat kemerdekaan dengan memperingati kemerdekaan. Perbedan tersebut terletak dari sikap mental dan tanggung jawabnya. Seandainya jika kita hidup dimasa sebelum merdeka, tentu hanaya bekal berani dan rasa percaya dirilah yang menjadi tebengnya. Sedangkan hidup setelah merdeka, tentu hanya bekal ingat sehingga kita dapat mengenang dan mengingat jasanya. Jadi maksud dari Mem-Peringati disini adalah memposisikan diri bagaimana jika kita hidup dimasa sebelum merdeka dan berharap akan merdeka.

Ada kemerdekaan pasti ada perjuangan atau pahlawan. Sesuai pertanyaan, siapa sih pahlawan itu ? Pahlawan mempunyai multiarti ( banyak arti ) sesuai dengan situasi tertentu. Secara umum pahlawan adalah seseorang yang sangat ''berjasa'' maka setiap orang mempunyai peluang untuk menjadi pahlawan. Penulis ambil contoh, seorang ibu hamil adalah pahlawan bagi anaknya karena mempertaruhkan hidupnya untuk anaknya. Seorang guru adalah pahlawan yang berjuang memerangi kebodohan anak didiknya. Jadi apabila pahlawan yang sebenarnya, maka ber-jasalah kepada seseorang.

Islam adalah agama yang penuh rahmat dan kasih sayang. Dalam hal memaknai peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Islam mempunyai peran penting didalamnya. Sejarah mencatat banyak pejuang di era kemerdekaan adalah tokoh-tokoh islam. Islam mengajarkan untuk memaknai HUT Kemerdekaan ini, selain mengenang dan mendoakan para syuhada' atau pejuang yang gugur dimedan pertempuran, tentunya ada tindakan aktif yang positif bagi penerusnya. Dalam Islam ada aturan yang baku yaitu “sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain”.

Yuuk . . . sudah saatnya kita pahami dan teladani maksud dari HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Bermanfaat !!! AMIN . . .


SCRIPTA MANENT VERBA VOLANT,
YANG TERTULIS AKAN MENGABDI, YANG TERUCAP AKAN BERLALU BERSAMA AINGIN. SEPUDAR-PUDARNYA TULISAN LEBIH BAIK DARIPADA PEMIKIR YANG BAIK NAMUN TIDAK TERLESTARIKAN